Pernah gak sih ketika kamu desain sesuatu di komputer, warnanya udah kece banget, tapi pas dicetak kok hasilnya beda jauh? Nah, kemungkinan besar ini gara-gara perbedaan sistem warna RGB dan CMYK.
Buat yang masih bingung, RGB (Red, Green, Blue) biasanya dipakai buat tampilan di layar, kayak monitor, HP, atau TV. Sedangkan CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) itu buat urusan cetak-mencetak. Salah pilih sistem warna bisa bikin desain lo gak sesuai ekspektasi pas dicetak.

Jadi, biar gak zonk, yuk kita bahas perbedaan RGB dan CMYK serta kapan harus pakai yang mana! Yuk simak beberapa perbedaan utama antara RGB dan CMYK yang wajib kamu tahu:
1. Fungsi & Penggunaan
- RGB → Dipakai buat tampilan digital (monitor, HP, TV, kamera).
- CMYK → Dipakai buat keperluan cetak (brosur, spanduk, poster, kemasan).

2. Cara Kerja Warna
- RGB → Warna terbentuk dari kombinasi cahaya merah, hijau, dan biru. Makin banyak cahaya, makin terang hasilnya.
- CMYK → Warna terbentuk dari tinta cyan, magenta, kuning, dan hitam. Semakin banyak warna dicampur, makin gelap hasilnya.

3. Gamut Warna (Rentang Warna yang Bisa Ditampilkan)
- RGB → Punya rentang warna lebih luas, makanya lebih cerah & vibrant.
- CMYK → Rentangnya lebih terbatas, beberapa warna di RGB gak bisa dicetak 100% sama di CMYK.

4. Hasil Akhir
- RGB → Lebih terang & kontras tinggi, cocok buat layar digital.
- CMYK → Lebih soft & realistis, sesuai buat cetakan biar warna tetap akurat.

5. Konversi Warna
- Desain di RGB tapi mau cetak? Wajib ubah ke CMYK, biar hasil cetak gak meleset jauh dari yang lo lihat di layar.
Di Versa Design Studio, Kami memastikan bahwa cetakan kamu, warnanya akurat dan tajam, bahan yang kami pakai juga adalah bahan terbaik dengan kualitas terbaik loh!
Intinya, kalau buat desain yang bakal muncul di layar, pakai RGB. Tapi kalau desain kamu bakal dicetak, pastikan pakai CMYK biar hasilnya sesuai harapan!
-A.S